Cara Budidaya Ikan Lele Bioflok Supaya Tidak Mudah Rugi

Jika anda berniat untuk membudidayakan lele bioflok ini, perlu anda pahami langkah-langkahnya dalam pembelian makan, tempat dan kedalaman air. Karena kedalaman airpun berpengaruh untuk menghasilkan benih yang bagus. Karena jika dalam pengisian air tidak sesuai maka benih yang dihasilkan akan gagal karena kekurangan air dalam membudidayakan lele tersebut.

Ternak lele dengan metode bioflok ini cukup mudah jika dapat memahaminya dengan benar. Karena hanya perlu memperhatikan ikan jenis ini akan menumbuhkan suatu mikroorganisme yang menjadi sebuah gumpalan dan berfungsi berguna untuk dijadikan makanan alami oleh lele itu sendiri.

Jika sudah disiapkan kolam terpal tersebut, perlu anda pastikan agar tidak terkena panas dan hujan yaitu dengan cara memberinya atap berupa genteng atau terpal agar tidak mati karena panas. Setelah itu untuk mengisi bibit-bibit lele tersebut perlu mengisi air dengan kedalaman 20 hingga 40 cm.

Anda dapat membeli kolam terpal banyak sekali yang jual kolam terpal di daerah terdekat anda atau bahkan secara online.

Untuk ukuran tempat juga sangat berpengaruh karena jika tidak diseseuaikan maka akan menghasilkan panen yang buruk, karena jika tempat nya terlalu sempit dengan kapasitas yang melebihi dan kedalaman air tidah sesuai maka akan membuat ikan tersebut setres (kurang bebas).

Seperti pada contoh, jika kita membuat kolam dengan ukuran 1 meter,  maka bisa masuk 1000 bibit ikan lele. Jika dalam ukuran ikan yang standar, hanya bisa masuk 100 bibit. Dalam menebarkan bibit sangat perlu untuk memilih air agar bisa lebih cepat dan menghasil yang unggul ketika panen.

Air tersebut perlu anda gunakan dengan  yang sudah matang agarlebih cepat dalam proses panennya. Air yang sudah matang disini bukan air yang baru dimasak. Akan tetapi air yang sudah berwarna kuning kecoklatan agar bisa cepat dalam membuahkan benih-benih dari ikan tersebut.

Ketika ikan tersebut sudah melahirkan dan berukuran 1 cm maka harus dipindahkan ke kolam yang berair bersih dengan kedalaman air 10 cm agar tidak mudah mati terkena panas dan air hujan. Setelah itu kita tunggu sampai 10 hari agar bisa dipastikan anak ikan tersebut sudah kuat untuk hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *